Siapa sih yang ndak pengen hidup bahagia? tentu semua orang banyak yang mengidam-idamkan hidup yang bahagia. Bahagia merupakan keadaan atau perasaan senang dan tentram (bebas dari segala yang menyusahkan). Standar bahagia/ kebahagiaan setiap orang pasti berbeda-beda tergantung bagaimana cara kita mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Segala apapun kalau kita bisa mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT tentu hidup kita menjadi bahagia.
Kebanyakan standar kebahagiaan seseorang yang menyebut dirinya bahagia itu apabila segala kebutuhan hidupnya terpenuhi, seperti mempunyai rumah mewah, mobil mewah, pekerjaan mapan, pokoknya semua serba mapan. Ada juga orang yang kebutuhan hidupnya tidak terpenuhi ia bisa hidup dengan bahagia. Kalau kata Emha "kita itu urip gari urip,ngiseng gari ngiseng,nguyoh gari nguyoh, dan letak tidak bahagianya dimana coba?".
Suatu hari ada seorang bapak yang lagi asyik nongkrong di teras rumah sambil menikmati secangkir kopi buatan kekasihnya. Tiba-tiba si anak nyamperin bapaknya dengan kepala yang menunduk. Si anak langsung nyletuk.
" Pak kenapa sih hidup kita enggak bahagia?"
Si bapak langsung tercengang dan menyemburkan kopi yang baru disruputnya, "ada apa to le?" tanya bapak.
"Iya itu lo pak andai kita mempunyai uang banyak pasti hidup kita bisa bahagia, kita bisa jalan-jalan kemana aja, bisa bersenang-senang, dan bisa mempunyai apa yang kita mau, ocehan si anak".
Si bapak pun langsung tanya balik "gini lo le, kamu seneng gak bisa makan setiap hari? kamu seneng gak mempunyai keluarga yang utuh? kamu seneng gak mempunyai tubuh yang sehat? dan kamu seneng gak mempunyai teman-teman yang selalu menyayangimu?".
Si anak pun diam dan mengangguk-ngangguk kan kepalanya.
"Terkadang kita itu untuk menciptakan suatu kebahagiaan selalu muluk-muluk, padahal ada yang lebih sederhana jika kita bisa mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, ocehan si bapak.
Naahh... kayak bapak gini lo meskipun banyak masalah, utang berceceran dimana-mana, setiap hari bisa menikmati kopi sama ngudud gini bapak bisa bahagia (bapak pun tertawa terbahak-bahak dan si anak juga ikut"an tertawa) huahuahuahuahuahua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar